Buka jam 08.00 s/d jam 21.00 , Sabtu- Minggu libur
Beranda » Uncategorized » Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Ditambahkan pada: 19 December 2017 / Kategori:
Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat
Kode : -
Stok :
Dilihat : 254 kali
Review : Belum ada review
INFO HARGA
Silahkan menghubungi kontak kami untuk mendapatkan informasi harga produk ini.

Bagikan informasi tentang Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat kepada teman atau kerabat Anda.

Deskripsi Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Sekarat adalah kondisi ketika nyawa seseorang hampir berpisah dengan jasadnya atau waktu menjelang kematiannya

Saat sedang sekarang maka orang tersebut akan mengalami kejadian kejadian sehingga tidak mampu menangkap atau melihat kejadian disekitarnya. Namun ada beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk menyampaikan beberapa kata pada orang yang sedang sekarat. Berikut ini cara cara yang bisa dilakukan

Bersikaplah jujur sekaligus tetap baik.

kita tak perlu berpura-pura seakan orang terkasih kita tak sedang menunggu ajal, atau bahkan bersikap seakan semuanya bakal membaik meski sesangatnya tak demikian. Orang yg bersama dgn kita bakal menghargai pakta bahwa kita bersikap jujur & terbuka & tak bakal mau kita bersikap seakan tak terdapat yg salah. Meski demikian, kita semestinya tetap memperlakukan orang terkasih dgn penuh kebaikan & pastikan buat bersikap sensitip pada semua kebutuhannya. kita bisa kehabisan kata-kata, namun waktu kita ragu, pastikan kita mengatakan sesuatu yg membuat orang terkasih merasa lebih baik.

  • Bila orang terkasih bertanya mengenai kesehatannya, kita tak perlu berbohong walaupun kita bisa menyampaikan inpormasi ini sebaik mungkin.

Tanyakan bagaimana kita bisa membantu.

tips lain yg bisa kita lakukan waktu berbicara dgn orang terkasih ialah dgn bertanya bagaimana kita bisa membantunya melewati hari-hari dgn lebih gampang. lni bisa berarti pergi melakukan sebagian tugas sederhana, membuat satu atau dua panggilan telepon, atau bahkan membelikan camilan untuknya. Mungkin orang terkasih kita mau dipijat atau hanya mau mendengarkan lelucon lucu; tidak boleh takut buat menanyakan apa yg bisa kita lakukan buat menurunkan rasa nyerinya. Orang terkasih kita mungkin merasa seakan meminta bantuan lebih banyak lagi bakal membebani Anda, jadi kita bisa mengambil inisiatip & bertanya.

Bila dia sangat tak menginginkan bantuan, kita tak mesti kerap-kerap mengulangi pertanyaan ini.

Doronglah dia buat berbicara bila mau.

Orang terkasih kita mungkin mau membicarakan kenangan lama atau mungkin mempunyai sebuah cerita atau ide buat dibagikan. kita sebaiknya mendorong dia buat berbicara, bahkan bila pokok pembicaraan ini menyakitkan atau serius. Hadirlah saja di sana untuknya & biarkan dia tahu bahwa kita peduli mengenai apa yg mau dia katakan. Bila dia tak bisa berpikir dgn jernih atau kehilangan rangkaian pikirannya, kita bisa berada di sana buat membantu. Doronglah dia buat berbicara dgn tips membuat kontak mata & menanyakan pertanyaan yg tepat sesudah dia berbicara.[1]

Bila orang terkasih kita membuat dirinya gelisah dgn berbicara, kita bisa memintanya buat sedikit menenangkan diri. Namun dgn cara umum, berbicara ialah haknya & kita tak perlu merasa mesti mengontrolnya.

Ketahui kapan satu kebohongan putih tak bakal melukai.

Walaupun kita mesti bersikap jujur & terbuka dgn seseorang yg sedang menunggu ajal, kita pun bisa menyembunyikan sesuatu bila dibutuhkan. Kadang-kadang bersikap terlalu jujur hanya bakal membuat orang yg sedang menunggu ajal merasakan rasa nyeri kita & merasa kehilangan kontrol sebab dia tak bisa melakukan apa juga buat menghentikan perkara itu. Bila ibu bertanya kepada kita apakah kita & kakak masih bertengkar, contohnya, mungkin terbaik mengatakan bahwa kalian berdua sedang dalam proses berbaikan bahkan bila kalian hanya baru saja melakukan itu; dalam kasus ini, menawarkan sedikit kelegaan lebih baik dibandingkan kebenaran brutal.

waktu menengok kembali kebohongan-kebohongan putih ini, kita tak bakal menyesal sudah mengatakannya. Tapi, kita mungkin menyesal sebab bersikap terlalu jujur waktu momen ini semestinya bisa jadi lebih baik bila saja kebohongan putih diberikan.

Terimalah percakapan ringan.

kita mungkin berpikir bahwa semuanya mesti dalam suasana khidmat waktu seseorang sedang menunggu ajal, namun orang terkasih kita mungkin mempunyai rencana lain. Mungkin dia hanya mau menghabiskan hari-hari terakhirnya dgn tertawa, membicarakan pertandingan pootball unipersitas, atau menceritakan cerita-cerita lama yg lucu. Bila kita berusaha membuat semuanya super serius, dia mungkin mau kita mengganti topik buat mencerahkan suasana sesekali. Tidak boleh takut buat membuat lelucon, menceritakan cerita lucu yg terjadi di diri kita pagi itu, atau bertanya apakah dia mau mendengar komedi. Tak terdapat salahnya membawa sedikit kegembiraan ke dalam situasi tegang.

Semuanya tergantung di orang terkasih Anda. Mungkin dia telah berdamai & mau merasa santai di hari-hari terakhirnya. Mungkin dia lebih mau jadi emosional & membicarakan kenangan-kenangan lama. Biarkan dia menentukan situasi & suasana dibandingkan berusaha menyetir percakapan ke arah yg kita pikir lebih cocok buat akhir hidup seseorang. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Teruslah berbicara bahkan bila telah tak terdapat lagi jawaban.

lndra pendengaran kerap kali merupakan perkara terakhir yg berhenti bekerja waktu orang meninggal. kita mungkin merasa tak terdapat gunanya berbicara dgn seseorang yg sedang koma atau hanya beristirahat, namun dia sungguh mungkin bisa mendengar perkataan Anda. Hanya bunyi suara kita saja bakal bisa membawa kedamaian & kenyamanan. Tidak boleh terlalu mencemaskan mengenai didengarkan & katakan saja apa yg terdapat dalam pikiran Anda. Perkataan kita saja telah bakal bisa membuat perbedaan, bahkan bila orang yg kita ajak bicara tak segera merespon atau mungkin tak bisa mendengar Anda.

Berbicara dgn orang terkasih yg sedang menunggu ajal bisa menawarkan kenyamanan baik untuk kita maupun baginya, jadi tak terdapat salahnya berbicara. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Ketahui apa yg mesti dikatakan bila dia berhalusinasi.

Bila orang yg sedang menunggu ajal mencapai titik terakhir, dia mungkin menderita halusinasi sebab obat atau disorientasi. Bila tersebut terjadi, terdapat dua perkara yg bisa kita lakukan. Bila orang ini melihat sesuatu yg tak menyenangkan & jadi takut atau nyeri oleh sebab perkara itu, kita bisa dgn lembut berusaha membawa dia kembali ke kenyataan dgn mengatakan bahwa itu hanya halusinasi; namun bila dia melihat sesuatu yg menyenangkan & tampaknya senang dgn pandangan ini, tak terdapat gunanya memberi tahu orang terkasih kita bahwa dia sedang berhalusinasi; biarkan dia ditenangkan oleh pandangannya itu.[2] – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Tidak boleh merasa bahwa kita mesti mengatakan sesuatu yg sempurna.

Banyak orang merasa seakan mereka mesti mengatakan kata-kata akhir yg tepat yg menunjukkan cinta mereka kepada orang yg sedang menunggu ajal sekaligus pun membawa kedamaian. Walaupun tersebut ialah pikiran yg baik, bila kita menghabiskan seluruh waktu buat berusaha menyusun kata-kata yg sempurna, kita mungkin menemukan diri kita kehabisan kata-kata. yg lebih penting dari itu ialah bahwa kita mulai berbicara tanpa merasa terlalu sadar diri, & katakan dgn jelas kepada orang terkasih betapa kita mencintai & mengasihi dia.

kita mungkin mau setiap kata berarti, & memang bakal berarti, tak peduli apa yg kita katakan. Orang terkasih tak bakal menganalisis semua perkataan kita & dia telah cukup bahagia bila kita terbuka dgnnya dibandingkan bila kita menyensor diri Anda. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Dengarkan.

kita mungkin berpikir bahwa perkara terbaik yg bisa kita lakukan buat orang yg sedang menunggu ajal ialah menawarkan kata-kata yg menenangkan, namun paktanya, kadang-kadang perkara terbaik yg kita lakukan ialah menawarkan telinga yg mendengarkan. Orang ini mungkin mau bernostalgia mengenai kejadian-kejadian masa lalu, membicarakan pemikirannya mengenai akhir hidupnya, atau bahkan menertawakan kejadian barusan. kita tak mesti menyela atau menawarkan kata-kata bijak atau pikiran kita sendiri, & kita semestinya bisa dgn nyaman menatap matanya, menggenggam tangannya, atau hanya berada di sana baik dgn cara pikiran maupun pisik.

Buat kontak mata atau genggam tangannya waktu dia berbicara. kita tak mesti banyak berbicara buat menunjukkan bahwa kita mendengarkannya dgn sangat-sangat.

Tetaplah hadir di waktu ini. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

bisa jadi tantangan buat tetap berada di masa kini waktu kita sedang bersama dgn orang yg sedang menunggu ajal. Setiap sebagian minute sekali, kita mungkin mencemaskan mengenai apakah tersebut terakhir kalinya kita bisa berbicara dgnnya, apakah tersebut terakhir kalinya ayah bakal memanggil kita dgn nama kecil Anda, atau apakah kita bakal bisa tertawa bersama lagi dgnnya. Walaupun wajar buat merasa demikian, kita bisa menyimpan pikiran bertanya-tanya & kerinduan tersebut buat sesudah kita selesai berkunjung, jadi kita bisa pokus di berada di sana, menikmati setiap momen yg kita miliki dgn orang terkasih, & tak membiarkan kecemasan menghalangi kita terlibat sepenuhnya dalam momen ini.[3]

waktu kita sedang bersama dgn orang terkasih & merasa pikiran kita melayang, tegur diri Anda. Katakan di diri sendiri bahwa kita bisa merenung atau cemas nanti; yg terpenting sekarang ialah hanya menikmati saja waktu kita dgn orang terkasih. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Kadang-kadang, usahakanlah buat menahan air mata.

Walaupun kita mungkin merasa terlalu terbebani oleh kesedihan, penyesalan, atau mungkin bahkan kemarahan, kita tak bisa menunjukkan muka seperti itu sepanjang waktu ke orang yg sedang menunggu ajal. Walaupun kita semestinya tak berbohong & bersikap seakan kita sudah sepenuhnya menerima apa yg sedang terjadi, kita semestinya tak berbicara dgn orang terkasih dgn mata merah & perasaan sedih yg tak terhibur setiap kali kita menengoknya, atau kita kemungkinan bakal membuat dia jadi sedih juga. Berusahalah membawa kegembiraan & optimisme buat orang terkasih kita di waktu yg memungkinkan; dia telah punya cukup banyak problem, & sepanjang waktu menawarkan kita kenyamanan mengenai kematian dirinya yg bakal segera terjadi mungkin bukan bagian dari agendanya.

Bila kita sangat merasa diri kita sungguh terbebani oleh kesedihan waktu berbicara dgnnya, itu pun tak apa-apa. Walaupun memasang muka ceria kadang-kadang bisa membantu, kita jangan kecewa dgn diri sendiri sebab mempunyai emosi-emosi yg alami. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Ingatlah bahwa tindakan merupakan penyampai pesan yg lebih kuat dibandingkan perkataan.

Walaupun berbicara dgn orang terkasih & hadir di sana buat mendengarkan ialah perkara yg penting, kita pun sebaiknya ingat bahwa yg terpenting ialah bahwa tindakan kita menunjukkan betapa kita peduli. lni berarti berkunjung sekerap yg kita dapat & menelepon waktu kita jangan datang. lni berarti menonton pilm, melihat-lihat album poto, bermain kartu, atau melakukan apa juga yg suka dilakukan bersama-sama oleh kita & dia. lni berarti datang saat kita berkata bahwa kita bakal datang & mendemonstrasikan cinta kita lewat semua perkara yg kita lakukan.[4]

Bila kita benar-benar kehabisan kata-kata namun mau menyampaikan betapa berartinya dia untuk Anda, hanya bersikap penuh kasih, menciumnya, membelai rambutnya bisa membantu menyampaikan pesan Anda. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Tidak boleh menunggu hingga minute terakhir.

kita mungkin mempunyai perasaan yg rumit pada orang yg sedang menunggu ajal, & hubungan kita berdua mungkin tak selalu sempurna. Tetap saja, lebih baik kita berbicara dgnnya sesegera mungkin sebelum terlambat. waktu orang terkasih sedang menunggu ajal, ini bukan mengenai membereskan atau meluruskan problem, namun tersebut mengenai berada bersamanya di waktu dia sungguh memerlukan Anda. Bila kita menunggu terlalu lama buat berbicara dgnnya, kita mungkin malah bakal sama sekali melewatkan peluang ini.

Bahkan bila hubungan kita dgn dia tak pernah sempurna, jauh lebih penting buat kita berbicara dgnnya dibandingkan menunggu momen yg tepat. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Tidak boleh lupa buat mengucapkan “Aku cinta kamu.”

kita mungkin mempunyai perasaan rumit pada dia & mungkin lupa buat mengucapkan kata-kata terpenting. Bahkan bila kita belum pernah mengucapkan kata-kata ini kepadanya atau telah lama tak mengucapkan kata-kata ini, penting buat mengucapkannya waktu kita masih mempunyai waktu berharga bersama dia. kita bakal menyesal bila kita tak menemukan waktu yg tepat buat mengatakannya & kita mesti berhenti mencari momen yg tertepat buat jujur & mengakui perasaan kita yg sebenarnya.

Tidak boleh takut buat mengungkapkan betapa dia sungguh berarti untuk kita & membicarakan kenangan-kenangan paporit kita atau kekuatan yg kita kembangkan sebab dia. lni mungkin jadi momen yg emosional, namun dia bakal sangat mau tahu. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Tidak boleh menawarkan kepastian palsu.

Tentu saja, sungguh menggoda buat memberi tahu orang yg sedang menunggu ajal bahwa semuanya bakal baik-baik saja. kita mungkin mau memberi tahu orang terkasih bahwa dia bakal sehat, waktu telah tak terdapat lagi kesempatan, bahwa semuanya bakal membaik, atau bahwa dia telah tampak lebih baik, bahkan bila itu tak benar. Dia secara umum bakal jadi terlalu menyadari keadaan pisiknya & bakal menghargai pakta bahwa kita menawarkan dukungan tanpa mencoba buat menutup-nutupi. Pokuslah saja di berada di sana buat orang terkasih dibandingkan menawarkan harapan palsu waktu akhir hidupnya telah sungguh dekat.[5]

Orang terkasih kita kemungkinan bakal tahu bila kita tak jujur, & kita tak perlu mengakibatkan ketegangan atau kesedihan lebih lanjut. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Tidak boleh takut buat membagikan kabar gembira Anda.

Orang yg sedang menunggu ajal masih peduli di kita & mau tahu mengenai hidup Anda. Bila kita menyembunyikan berita baik, apakah kita hamil, bertunangan, atau baru saja memperoleh pekerjaan baru, kita semestinya tak bersikap seakan tak terdapat perkara baik yg terjadi didalam hidup Anda. Walaupun kita tak mau bercerita banyak mengenai kehidupan cinta atau problem karir Anda, membagikan bagian baik dari kehidupan kita dgn orang yg sedang menunggu ajal bakal membuatnya merasa bahagia sebab jadi bagian dari hidup Anda. Selain itu, bila orang terkasih bakal segera meninggalkan kehidupan ini, dia bakal ditenangkan dgn pikiran bahwa hidup kita berada di tempat yg baik.[6]

Orang terkasih bakal mau merasa dekat dgn kita di saat-saat akhir ini. Bila dia merasa bahwa kita membuat jarak dgnnya, itu hanya bakal membuat dia merasa semakin buruk. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Jauhi kata-kata basi.

Walaupun kita mungkin tak tahu apa yg mesti dikatakan, sebagian perkara pada umumnya bisa dijauhi, termasuk mengatakan sesuatu seperti, “Semuanya ialah rencana Tuhan,” atau “Semuanya terjadi buat alasan tertentu.” Selain orang ini sungguh religius atau memakai sendiri kata-kata ini, pembicaraan jenis tersebut bisa mengakibatkan sedikit prustrasi, & bahkan bisa membuatnya terdengar seakan dia pantas buat mati & mengidap sebab alasan tertentu & bahwa tak terdapat gunanya melawan atau merasa marah. Melainkan, pokuslah di berada di masa kini dgn dia, dibandingkan mencoba mencari alasan mengapa dia menunggu ajal.

Bila kita religius & dia tak, ini bukanlah waktunya buat memakai bahasa religius atau merujuk kepada Tuhan. Dia tak bakal menghargai usaha kita memaksakan agama kepadanya waktu akhir hidupnya sedang mendekat. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Jauhi memberi saran.

Bila orang terkasih kita hanya tinggal sebagian hari atau bulan dari pintu kematian, maka tersebut bukanlah waktunya buat memberi saran-saran medis yg tak diminta. Walaupun sebagian orang mungkin berpikir merupakan perkara yg layak buat memberi tahu seorang pengidap kanker Stadium 4 bahwa dia mesti berhenti melakukan kemoterapi & jadi pegetarian buat mengobati penyakit itu, kita mesti sama sekali mengjauhi bersikap sok seperti itu. Orang terkasih kita kemungkinan telah mencoba semuanya & mempertimbangkan semua pilihan, & pembicaraan jenis tersebut hanya membuat prustrasi, menyakitkan, & kasar.

di titik ini, Orang terkasih kita hanya mau merasa damai. Menyarankan pilihan-pilihan kesehatan hanya bakal mengakibatkan stres atau amarah. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Tidak boleh memaksanya berbicara.

Bila orang terkasih merasa sungguh lelah & hanya mau menikmati kehadiran Anda, maka tidak boleh merasa terpaksa buat membuat percakapan. lni tak sama dgn berusaha menyemangati seorang teman yg sedang sedih, & orang terkasih kita mungkin lelah dgn cara pisik maupun emosional. Walaupun kita mungkin mau bercakap-cakap atau berpikir bahwa berbicara lebih baik dibandingkan diam, biarkan orang terkasih menentukan apakah kita sebaiknya berbicara atau tak. kita tak mau memaksa dia memakai banyak energynya di saat-saat sulit ini.[7] – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Cara

  • Bersikaplah lembut & penuh simpati tanpa terlalu sentimental.
  • Tidak boleh takut buat berbagi emosi apa juga yg ditampilkan oleh orang yg sedang menunggu ajal ini – kesedihan, penyesalan, bahkan amarah.
  • Diskusikan proses penyakit & perawatan medis bila dia mau membicarakannya. Hidupnya bakal berpusar di sekitar hal-hal ini setiap hari, sehingga mungkin pun jadi pokus perhatiannya.
  • Tidak boleh merasa gelisah sebab mengetahui bahwa mereka tak bakal terdapat lagi. Sebagai misal, bicarakan hal-hal yg bakal terjadi dalam hidup Anda, seperti liburan, bila topik ini muncul. – Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Peringatan

  • Kematian, begitu pun dgn kelahiran, merupakan sebuah pengalaman yg dialami oleh seluruh manusia. lngatlah itu.
  • kita mungkin mempunyai kepercayaan kuat mengenai kehidupan sesudah kematian, kebangkitan, kelahiran kembali, keberadaan Tuhan, agama, dll. atau takhayul lainnya. Selain kita positip tahu bahwa orang yg sedang menjemput ajal pun memercayai perkara yg sama dgn Anda, simpan keyakinan ini buat diri kita sendiri & yg terpenting dari semuanya, tidak boleh berusaha memaksakan kepercayaan kita kepadanya. lni bukan mengenai Anda.

Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

terimakasih atas kunjungannya di artikel Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat semoga bermanfaat 🙂

https://www.obatdiabetesdokter.com

Belum ada review untuk Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

Silahkan tulis review Anda

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

12345

Produk Terkait Cara Berbicara dengan Orang yang Sekarat

ds
*harga hubungi cs
Ready Stock
adfasd
*harga hubungi cs

Mungkin Anda tertarik dengan produk terbaru kami.

ds
*harga hubungi cs
Ready Stock
OFF -25%
Rp 500.000 Rp 400.000
Ready Stock
Kode: xxx
Best Seller
OFF 10%
Obat Alami Jerawat Rosacea
Rp 36.000 Rp 40.000
Ready Stock
Kode: xxx
Temukan Kami
Sidebar Kiri
Kontak
Cart
Sidebar Kanan